Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Advertisements

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Aku memang bukan orang yang baik, bukan orang yang sempurna, tapi bersamu ku ingin jadi yang lebih baik dan terbaik, kau yang akan mengingatku ketika aku salah, kau yang akan menggegam tanganku saat ku terjatuh, kau yang akan selalu menggemgam tanganku saat ku lelah, & kau yang akan memberikan bahumu untuku bersandar sejenak, ketika aku lemah, dan kau yang akan mengahapus air mataku ketika ku menangis, bersamamu kan kurangkai sejuta kata cerita, sejuta kisah dan sejuta kenangan, kenangan yang akan mengingatkan kita tentang arti pertemuanku dengan mu, dan hanya satu kata yang terucap ” aku beruntung bisa denganmu ” ….

Izinkan aku pergi 

Gue kagak tahu keputusan gue bener atau salah, entah kenapa hati gue memgatakan gue harus meninggalkan dia, dan ini adalah semua doa doaku yang kumau dan Tuhan tahu yang terbaik untuku, biarlah , mungkin  berat awalnya, setidaknya tidak ada wanita menjadi yang ke dua, entah berapa kali kita saling menyakiti, dan gue juga tidak akan pernah tahu hubungan ini sampai kapan, terkadamg gue tersakiti dengan rasa ini, gue lu anggap apa akupun tak tahu, kau tanpa memberikan kepastian untuku, kau katakan sayang kau katakan cinta sama wanita lain, tapi kau datang padaku, aku wanita yang punya rasa, punya hati yang bisa sakit, aku hanya bisa diam tapi aku tak mengerti apa yang harus gue lakukan, menuntutmu lebih, kau peduli sama wanita lain, ya mungkin lagi lagi ini adalah salahku, telah memasuki kehidupanmu, dan rela menjadi kekasih gelapmu, kini izinkan aku pergi, izinkan aku mencari kebahagianku, izinkan aku untuk menyembuhkan semua luka, izinkan aku melupakan semua walaupun itu susah, kumohon jangan pernah hadir lagi dalam hidupku, sudahlah akhiri semua kisah ini, ma2fkan semua ego, aku tak mampu bertahan dan tak mampu lagi berjuang, aku berjuang untuk bertahan dengan rasa ku, jika memang bahagiamu denganya pergilah, dan jangan lagi kau hadir dalam hidupku, gue memang sayang gue juga mencintaimu, tapi seharusnya kau perlakukan aku sesuka hatimu, kau datang sesuka hatimu dan kau menyaiti hatiku sesuka hatimu, dan kau seolah tak butuh aku, gue sadar semua yang terjadi adalah salahku, tapi izinkan aku pergi dengan membawa rasa yang didalam hatiku, bukan aku tak sayang , bukan aku tak inginkanmu, bukan aku tak mau bertahan, bukan aku tak mau berjuang, pergilah dan cari kebahagianmu jika itu bukan aku, biarlah aku pergi dengam membawa sejuta kenangan, ma2fkan aku tak bisa bertahan, hanya satu doa yang selalu kupanjatkan untukmu ,semoga kau selalu bahagia walaupun itu bukan aku, kini izinkan aku pergi, 

Man jadda wa jada 

Rasa syukur selalu kupanjakatkan atas semua nikmat yang telah kau anugrahkan untuku tuhan, terimakasih kau telah memberikan nikmat dan nikmat yang begitu banyak untuku , nikamat harta tanpa kekurangan, nikmat wajah ayu dan rupawan, nikmat ilmu , nikamat kesempatan pengalaman,  nikmat teman dan orang yang baik dekat denganku, dan masih banyak nikmat nikmat yang kau berikan untuku, aku malu tuhan, aku tak memnfaatkan nikmat yang kau berikan untuku, apalah arti cantiku jika itu hanya jadi pandangan laki laki hidung belang, apalah arti hartaku jika aku tak memnfaatkam untuk hal-hal yang baik dan menolong sesamaku, apalah arti pengalamanku jika tidak bermafaat bagi orang disekitarku, semua adalah milikmu apa yang ada dalam diriku tuhan, mungkin kah apa yang aku jalani adalah sebagian ujian darimu tuhan, atau karmaku , ah mungkin ini adalah buah kesalahanku, aku memang manusia penuh dosa tuhan, aku ingin dekat denganmu tapi semakin dekat denganmu, kau selalu membuatku takut untuk dekat denganmu, mungkin kau uji aku kembali dengan ujian yang sama, dan kali kau uji imanku, tuhan rangkul aku dengan kasihmu berikan aku kekuatan untuk hijrah dekat denganmu tuhan, biarkan aku menjadi hambamu yang menjadi kasihmu, ajari aku tuhan untuk bisa menghadapi dunia ini, mengahadapi orang orang yang berniat jahat & menyakitiku, tuntun aku tuhan aku hanya manusi yang selalu salah, berikan hati yang kuat sifat yang kuat , hati yang lapang hati yang sabar, karena ku tahu kau melihatku dan kelemahanku, kuatkanlah yang menjadi kelamahanku tuhan , man jada wa jada 

Biarkan aku bahagia tuhan 

Terkadang aku iri melihat teman – temanku kuliah, setelah lulus kuliah mereka sepertinya begitu sangat mudahnya, kebahagian selalu ada dipihak mereka, mereka menikah kemudian dikaruniai seorang buah cinta mereka, betapa mereka sangat bahagia bisa dicintai, diussiaku yang sdah masuk usia dewasa membuatku cemas, ditambah jika satu persatu temen-temenku mulai membina keluarga kecil mereka, hatiku resah jika hadir dihari bahagia teman-temanku, kadang terbesit dalam hatiku , akankah aku akan merasakan kebahagian seperti mereka sedangkan aku selalu jatuh bangun dalam menjalin hubungan dengan seorang pria, disetiap acara keluarga selalu dicecar dengan pertanyaan,

 kapan menikah ? 

Tak inginkah kau seperti mereka ? ( teman-temanku ) punya anak dan mengatarkan sekolah, dan waktunya bermain dengan anak – anakmu 

Kau sudah lulus kuliah, karir yang mapan apalagi yang ditunggu? 

Lelaki seperti apakah yang kau cari ? Janganlah banyak kau memilih, 

Apa perlu dicarikan jodoh untukmu kalau tak mampu mencari ? 
Pertanyaan – pertanyaan seperti inilah yang membuatku semakin resah, semakin gelisah, bahkan membuat hatiku hancur, dalam hati aku menangis, ingin ku jawab semua pertanyaan yang diberikan padaku , 

” Aku ingin menikah seperti yang kalian mau , aku juga ingin bermain – main dengan anak – anaku , aku tak memcari jodoh yang tampan, aku tak mencari jodoh yang kaya, dan aku tak mencari jodoh yang sempurna, aku hanya sedang menanti jodoh terindah yang diberikan tuhan untuku, 
Aku lulus kuliah diusia 22 tahun, kemudian aku mulai meniti karir hingga sekarang hingga usiaku 25 tahun, diusia 25 tahun aku mulai resah satu persatu temanku sudah menikah, diusiaku 25 aku masih jatuh bangun menjalin hubungan dengan seorang pria, hingga ku memutuskan untuk tidak dekat dengan seorang pria, aku fokus dengan kehidupan mapanku sambil menunggu jodoh terbaik yang diberikan Tuhan untuku, 

Jika hati tak mampu memilih 

Sejak senyuman itu, ku terpukau untuk memilikinya, dengan keegoisan ku dan keangkuhan cinta yg membuatku tak mampu berpikir jernih hingga ku terlalap dalam cinta dan terjebak dalam cinta yang tak bertuan, hingga langkahku semakin jauh sampaiku berada dititik dilema dan jalan yang harus ku pilih antara perjuangan & pengorbanan , ataukah membiarkan cinta dan mengihklaskan cinta itu pergi , 

  • Kisah ini terjadi ketika aku lulus kuliah, aku kuliah diluarkota hingga saatnya hari kelulusanku pun tiba, saat itu lah para mahasiswa yang baru lulus mengalami sebuah dilema , akan dibawa kemana hidupuku, ingin merantau yang lebih jauh tapi orang tuaku tak mengizinkanku untuk bekerja terlalu jauh , dengan alasan diusia senja orang tuaku, aku bisa dekat dengan orang tuaku , hingga ku memutuskan untuk pulang ke kota asalku dan bekerja dikota asalku, disinilah semua cerita terukir menjadi satu untaian kata yang tak pernah ada habisnya yaitu tentang cinta, aku bekerja disebuah perusahaan yang cukup ternama dan besar dikota asalku , dengan menyidiakan fasilitas mess , aku tinggal disebuah mess perusahaan tersebut , begitupun dengan karyawan yang lain, bisa dibilang aku orang yang memiliki kepribadian introvert dan memiliki sifat yang super cuek, setiap hari pagi berangkat kerja dan pulang sore kemudian masuk kamar dan banyak menghabiskan waktuku dikamar dengan alat elektronik dikamarku leptop, gedget atau menonton tv, dan gue jarang bersosialisasi dengan tetanggaku, hingga suatu hari ada pindahan mess karena mess lama akan digunakan sebagai gudang dimess baru, aku bertetangga dengan karyawan yang beda defisi, rata-rata mereka beragama khatolik, karena mayoritas diperusahaan gue beragama khatolik, disinilah aku mengenal sosok yang bernama arka , entah kisah ini berawal darimana yang pasti karena sering bertemu dan sering bercanda setiap hari hingga saling memberi bantuan dan perhatian , hingga tanpa disadari cinta itupun ada, walaupun ku telah mencoba untuk menolak setiap rasa yang hadir dalam hati gue tapi rasa itu semakin dalam dan semakin menyiksa batinku, walaupun ku telah mencoba untuk memberi ruang hati gue kepada orang lain, aku hanya semakin tersiksa dan gue sadar cinta itu tidak bisa dipaksakan, hingga akhirnya gue melepaskanya, gue tahu dia peduli padaku, yang pasti gue juga ada didalam hatinya, tapi ada satu alasan yang mungkin tak akan pernah menyatukan aku dan arka, perbedaan itu membuatku semakin takut untuk melangkah lebih jauh, akhirnya aku putuskan untuk menjauh dari kehidupan arka ,  tapi pada kenyataanya perasaan itu semakin dalam, ada ketakutan muncul dari hatiku, aku takut rasa itu akan menyakitiku, dan apa yang gue pikirkan benar, mungkin perasaan gue ini salah, bahwa ada banyak orang tersakiti, pada kenyataanya gue tersakiti oleh rasa yang ada dalam hatiku, tapi gue berusaha menerima karena cinta tak akan pernah salah, dan aku tak pernah menyesal karena pernah mecintai,karena ku tahu cinta itu tak pernah salah, walaupun hanya sesaat, hari hari kulalui dengan kebimbangan yang mendalam sedangkan aku dan arka semakin dekat, ada banyak ketakutan yang mengehantuiku, hingga pada akhirnya aku memutus kan untuk mencari kerja diluarkota, dan meminta mutasi dari kantor pusat tempatku bekerja kecabang yang baru dibuka, tapi tuhan mungkin berkehandak lain, ternyata dari kantor pusat tidak mengambulakn pengajuanku dan aku tatap bekerja dipusat, dan tanpa disangka aku dengar dari managerku bahwa arka yang akan dumutasi kecabang, seakan petir menyambar lalu akupun terdiam sejenak, mungkim ini jawaban tuhan atas semua doaku, detik demi detik , menit demi menit , bahkan jam yang kemudian berganti hari, hingga tak ada lagi canda tawa arka, dan gue kembali menjalani hidup gue seperti gue sebelum mengenal arka, dan kini biarlah semua berlalu, menjadi sebuah kenangan indah yang tak seorangpun tahu, hanya aku dan arka yang tahu, biarlah rasa itu tersimpan dalam hatiku, dan telah kurelakan kau bahagia bersama orang lain, yany pasti ada satu hal yang pernah kusesali ” aku pernah mencitai dan itu tulus ” ….