Sebuah rasa sebuah cerita

Ingin sekali ku goreskan semua keluahan hati yang kurasakan saat ini. Rasa trauma itu membuatku takut. Takut lagi lagi terjadi lagi. Rasa itu belum hilang luka itupun masih menyisakan sejuta rasa.

Ya aku takut kehilangan lagi, kehilangan seperti yang sudah sudah, Tapi kini gue tak takut lagi tentang risauanya apa yang ada dihatiku. Cukup menjadi rahasia dari setiap proses hidupku.

Ahhh aku terlalu galau memikirkan hidupku dengan penuh ketakuatan, ketakutan yang selalu menghantuiku, biarkan saja semua mengalir. Biarkan hidup yang akan mencari jalan. Mungkin aku terlalu untuk mengharap sesuatu samapai kumelupakan kehidupanku.

Ahhhh aku terhanyut lagi dalam sebuah rasa yang sama seperti yang sudah sudah. Padahal hidupku sangat bahagia. Aku terhanyut dalam sebuah asa dan harapan.

Inilah kisah gue yang lamaa nggak nulis diblogg tempat berkeluh kesah dan tak memberikan inspirasi hanya keluhan dan risauan. Entah tujuan apa gue berkeluh kesah, mengarapkan kasihan dari pembaca, atau simpati ? Bukan . Gua hanya ingin mengeluarakan apa yang gue rasa tanpa menceritakan kepada orang lain.

Apapun itulah ya ,

2 bulan terkahir gue melupakan blogg gue ini karena gue sibuk aktifitas dikehidupan gue, sebenarnya sibuk diblogg sebelah buat online shop. Tapi blogg ini adalah dieri gue atau tempat berkeluh kesah. Semoga aja nggak bosan aja ya yang baca tulisan curculan gue 😂.

Upss hay diary aku ingin cerita selain gue curhat sama tuhan gue mau curhat tentang dia … ya dia … seseorang beberapa bulan terhakir ini menemaniku. Seseorang yang berani berkomitmen untuk sebuah hubungan. Berkomitmen untuk sama sama berjuang untuk sebuah hubungan. Harus berjuang lagi melawan waktu. Harus berjuang lagi mengenal satu sama lain untuk menerima kekurangan satu sama lain. Semua perbedaan , berjuang untuk menjadi dewasa. Dan yang pasti berjuang untuk melawan cemburu yang melakat pada diri gue, gue benci jika harus cemburu, aku lelah cemburu walaupun aku tahu dia adalah orang yang bisa dipercaya, yang paling penting adalah bagaiamana kita saling percaya satu sama lain. Dan harus berjuang dalam sebuah penantian. Walaupun rasa ragu itu kadang menghampiriku. Tapi keyakinan itu muncul ketika ada harapan baru ” karena semua demi sebuah keyakinan ” aku dan kamu akan menjadi satu ”

Salam curhat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s